selamat datang pengunjung

Terimakasih atas kunjungannya gan...jangan lupa kasih koment dan saran,agar ane bisa memperbaiki kekurangan blog ane gan
,dan jangan lupa kasih makan ikan ane.

Rabu, 04 Januari 2012

unsur-unsur radio aktif

Perkembangan Keradioaktifan

unsur/zat radioaktif adalah zat yang spontan memancarkan sinar/radiasi. Sinar yang dipancarkan disebut sinar radioaktif.

Gejala keradioaktifan pertama kali ditemukan oleh Henry Becquerel,seorang ahli berkebangsaan Prancis pada tahun 1896.Setelah ditemukan sinar X oleh W.C. Rontgen pada tahun 1895.
Pada tahun 1898 Piere Currie dan Marie Currie menemukan dua unsur radioaktif yang lain yaitu radium (Ra) dan polonium (Po).

Sifat-sifat sinar radioaktif :
A. Mempengaruhi/merusak film.
B. Dapat mengionkan gas.
C. Memiliki daya tembus besar.
D. Menyebabkan benda yang berlapis ZnS dapat berpendar (berfluoresensi).

Macam-macam sinar radio aktif.
A. Sinar alfa
- penemu : E. Rutherford.
- daya tembus kecil,daya ionisasi besar.
- dapat dibelokkan oleh medan listrik/magnet.

B. Sinar beta
- penemu : E. Rutherford.
- daya tembus lebih besar daripada sinar alfa.
- daya ionisasi kecil daripada sinar alfa.
- dapat dibelokkan oleh medan listrik/magnet.

C. Sinar gama
- penemu : Paul Ulrich Villard.
- daya tembus paling besar.
- daya ionisasi paling kecil.
- tidak dapat dibelokkan oleh medan listrik/magnet.
- merupakan gelombang elektromagnetik.

Waktu paro

waktu paro adalah waktu yang dibutuhkan unsur radioaktif untuk mengalami peluruhan sampai menjadi 0,5 kali semula (masa atau aktivitas)

Tekanan osmosis larutan


Tekanan osmosis larutan

osmosis adalah peristiwa mengalirnya molekul-molekul pelarut ke dalam larutan secara spontan melalui selaput semipermeabel,atau peristiwa mengalirnya molekul-molekul zat pelarut dari larutan yang lebih encer ke larutan yang lebih pekat.Proses osmosis terdapat kecenderungan untuk menyetimbangkan konsetrasi antara dua pelarut yang saling berhubungan melalui membran.

Gaya yang diperlukan untuk mengimbangi desakan zat pelarut yang mengalir melalui selaput semipermeabel ke dalam larutan disebut tekanan osmosis larutan. Hubungan tekanan osmosis dengan kemolaran larutan oleh Van't Hoff dapat dirumuskan sebagai berikut

n = MRT

keterangan :
n = tekanan osmosis (atm)
M = molaritas (mol/liter)
T = suhu mutlak (K(kelvin))
R = ketetapan gas (0,082) L.atm.mol-1.K-1

Hukum Van't Hoff ini hanya berlaku pada larutan non elektrolit.